Tips Aman Bertransaksi dengan QRIS agar Terhindar dari Penipuan
QRIS memudahkan pembayaran sehari-hari, tetapi tetap ada celah penipuan. Berikut langkah sederhana agar transaksi Anda tetap aman.
Administrator

JAKARTA — Pembayaran dengan memindai kode QRIS kini dapat ditemui di warung, pusat perbelanjaan, hingga tempat ibadah. Kemudahannya membuat banyak orang beralih dari uang tunai. Namun, sama seperti metode pembayaran lain, QRIS juga bisa disalahgunakan bila pengguna kurang waspada.
Periksa nama penerima sebelum membayar
Setelah kode dipindai, aplikasi pembayaran akan menampilkan nama merchant. Pastikan nama tersebut sesuai dengan toko atau penjual yang Anda tuju. Bila nama yang muncul berbeda atau terasa janggal, batalkan transaksi dan tanyakan langsung kepada penjual.
Waspadai stiker QR yang ditempel ulang
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah stiker QR palsu yang ditempel di atas kode asli. Perhatikan apakah stiker terlihat baru, miring, atau menutupi kode lain. Di tempat umum seperti kotak amal atau parkir, sebaiknya konfirmasi kepada pengelola sebelum membayar.
Ketik sendiri nominalnya
Untuk QRIS statis, pembeli mengetik nominal sendiri. Periksa kembali angka sebelum menekan tombol bayar. Untuk QRIS dinamis yang nominalnya sudah tertera, cocokkan jumlahnya dengan total belanja di kasir.
Jangan pernah membagikan PIN atau kode OTP
Pembayaran QRIS hanya memerlukan PIN yang Anda ketik sendiri di aplikasi. Penjual, kurir, atau pihak yang mengaku petugas bank tidak pernah berhak meminta PIN maupun kode OTP. Simpan bukti transaksi dan segera hubungi layanan resmi bank atau dompet digital Anda bila menemukan transaksi yang tidak dikenal.
Admin Redaksi
Administrator
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!